Monday, October 11, 2010

Harga Kaca Patri Timah dan Kuningan

Stained Glass Lamps
Bagi pencinta seni kaca hias tentunya tidak asing lagi dengan namanya "KACA PATRI" , Untuk harga Kaca Patri tergantung pada desain dan jenis material kacanya,  untuk desain minimalis harga jauh lebih murah di bandingkan dengan menggunakan bahan Import, hitungan dalam kaca patri biasanya menggunakan ukuran per-meter persegi, sebagai bahan refrensi harga kaca patri dapat di kelompokkan sebagai berikut :

HARGA KACA PATRI TIMAH
  • Kualitas kaca patri 1 Rp. 3.500.000,-
  • Kualitas kaca patri 2 Rp. 3.000.000,-
  • Kualitas kaca patri 3 Rp. 2.500.000,-
  • Kualitas kaca patri 4 Rp. 2.000.000,-
  • Kualitas kaca patri 5 Rp. 1.500.000,-
  • Kualitas kaca patri 6 Rp. 1.000.000,-
  • Kualitas kaca patri 7 Rp.    750.000,-
HARGA KACA PATRI KUNINGAN
  • Kualitas kaca patri 1 Rp. 4.500.000,-
  • Kualitas kaca patri 2 Rp. 4.000.000,-
  • Kualitas kaca patri 3 Rp. 3.500.000,-
  • Kualitas kaca patri 4 Rp. 3.000.000,-
  • Kualitas kaca patri 5 Rp. 2.500.000,-
  • Kualitas kaca patri 6 Rp. 2.000.000,-
  • Kualitas kaca patri 7 Rp. 1.500.000,-
Untuk keterangan selanjutnya silahkan menghubungi Customer Service kami di hotline 0812.2771.9200 atau 0818.0430.9449 YM : pur_gapura@yahoo.co.id
Sumber :  http://www.djavaglass.blogspot.com 

Cara Pengecekan Kualitas Plesteran Dinding


Ada beberapa Tips dalam menentukan kerataan plesteran dinding sebelum di cat :

Menggunakan penggaris atau mistar panjang.
  • Ambil penggaris atau mistar panjang.
  • Letakkan bagian sisi atau tepi penggaris pada bidang dinding.
  • Gerakan penggaris arah berputar dengan bertumpu pada salah satu ujung penggaris
  • Perhatikan kerataan dinding sepanjang arah putaran penggaris. Bila ada bagian yang tidak tersentuh bidang tepi penggaris maka plesteran tersebut tidak rata.
Menggunakan tali atau benang
  • Ambil tali atau benang dengan panjang minimal sepanjang bagian dinding.
  • Pegang dan letakkan ujung tali atau benang pada bagian permukaan tepi dinding.
  • Tarik tali atau benang tersebut secara horisontal hingga ke tepi lain dinding tersebut.
  • Letakkan secara perlahan ujung tali atau benang tersebut hingga menyentuh permukaan dinding.
  • Perhatikan benang atau tali tersebut, apakah ada bagian permukaan dinding yang tidak tersentuh oleh tali atau benang maka bagian dinding ini tidak rata atau cekung.
  • Lakukan pengecekan yang sama untuk beberapa bagian dinding dengan arah horisontal.
  • Lakukan juga hal yang sama untuk pengecekan secara vertikal pada bagian dinding dan secara diagonal.
Sumber : http://www.gudangart.blogspot.com

Saturday, October 9, 2010

Jenis - Jenis Material Railling Tangga

Jenis - Jenis Material Railling Tangga yang biasa di gunakan terbagi 4 bagian yaitu :
  1. Tangga Kayu, Penggunaan bahan kayu membuat pengerjaan tangga akan mudah di lakukan, bentuk bahan yang alami akan menambah kesejukan suasana ruang.
  2. Tangga beton bertulang, (Stainless steel, Logam Cor, Wrought Iron) Konstruksinya kuat dan awet, tidak cepat rusak, dapat berumur panjang, bahan tahan api, Dapat di pasang di bangunan umum atau bangunan tingkat rendah atau sampai dengan 4 lantai sekalipun.
  3. Tangga Baja, Kurang serasi di tempatkan pada ruang dalam karena bentuknya kasar, biasanya di pasang sebagai tangga pribadi atau tangga darurat dengan bentuk lingkar. (tangga putar)
  4. Tangga dari Batu Alam, merupakan pasangan bata pada halaman rumah, tidak terlindung tidak memerlukan perhitungan konstruksi.
Sumber : http://www.gudangart.blogspot.com

Friday, October 8, 2010

Model dan Type Pintu Utama

Pintu utama rumah tinggal memiliki type dan model yang lebih bervariasi daripada pintu-pintu lain di rumah. Variasi model dengan tipe bukaan, bentuk dan sistem bukaan yang di gunakan.
Berdasarkan type bukaan, pintu utama lazimnya memiliki tiga alternatif yaitu bukaan tunggal (Single), bukaan ganda (double) dan bukaan majemuk. Bukaan ganda sendiri di bagi menjadi bukaan ganda sama lebar dan bukaan ganda beda lebar. Sementara bukaan majemuk biasanya terdapat pada pintu lipat yang memiliki  lebih dari dua bukaan.
Berdasarkan bentuk, pintu utama lazimnya memiliki dua bentuk populer yaitu bentuk persegi dan gabungan antara bentuk persegi dan kurva. Pada beberapa rumah ada pula yang menggunakan bentuk-bentuk yang kurang lazim seperti bentuk kontemporer yang asimetris.
Berdasarkan sistem bukaan, pintu utama ada yang menggunakan model Pintu ayun (swing door), Pintu geser (sliding door) atau Pintu lipat (Folding door). Pemilihan model sistem bukaan ini di tentukan oleh besaran rumah/ruang tamu dan lebar bukaan pintu.

The main door of the residence has a type and model are more variable than other doors in the house. The variation of the model with the type of openings, shape and opening systems are in use.Based on the type of openings, the main door are typically has three alternative single opening (single), double exposure (double) and multiple openings. Double Aperture itself was divided into equal width and double opening double aperture width difference. While opening a compound usually found on the folding doors that have more than two openings.Based on the shape, the main door typically has two popular forms of square shape and a combination of square shapes and curves. In some houses there are that use the forms that are less prevalent, such as contemporary, asymmetrical forms.Under the system of openings, some use the main door swing door models (swing door), sliding door (sliding door) or folding Door (Folding door). The selection of this opening system model determined by the amount of home / living room and wide door openings.
Sumber : http://www.gudangart.blogspot.com

Thursday, October 7, 2010

Cara menghitung dan menentukan Jumlah anak tangga

Railling Tangga
Cara menghitung dan menentukan Jumlah anak tangga dengan rumus yang berlaku pada anak tangga (undak-undak)  adalah : 2t + l = 60-65 cm, t = tinggi anak tangga (tinggi tanjakan (Optrede) sedangkan l = lebar anak tangga (lebar injakan = aantrede)
Rumus diatas didasarkan pada satu langka arah datar idealnya antara 60-65 cm, sedangkan untuk melangkah naik perlu tenaga 2 kali lebih besar daripada melangkah datar.

Misalnya selisih tinggi lantai adalah 320 cm.
Contoh Perhitungan : 
  • t = 16 cm dan l = 26 cm Jika rumus di masukan yakni 2t + l = (2.16) + 26 = 58 cm mengacu pada rumus yang berlaku bahwa idealnya 60-65 cm maka sesuai hasilnya, ini terlalu landai.
  • Jika di coba dengan ukuran t =20 dan l = 28  2t + l = (2.20) + 28 = 68 cm. Angka 68 lebih besar dari 65 maka hasilnya, ini terlalu curam.
  • Jika di coba dengan ukuran t = 18 dan l = 28 2t + l = (2.18) + 28 = 64 cm Nah, Angka 64 masuk dalam rentang ideal yakni 60-65 cm berarti inilah ukuran ideal yang akan di pakai.
Setelah menemukan angka yang ideal, maka jumlah anak tangga yang di sarankan adalah (320 / 18) -1 = 17,778 - 1 = 16,778 buah anak tangga.
Jumlah anak tangga yang di bulatkan keatas menjadi 17 buah. Selisih beda tinggi anak tanggadi bagi merata 320 / t-1 = 17,778 cm. Mengingat selisih tinggi kurang dari 1 cm, tidak akan terasa, maka beda tinggi anak tangga di letakan pada satu anak tangga yang paling bawah atau paling atas.

How to calculate and determine the number of stairs to the formula in effect on rungs (steps) are: 2t l = 60-65 cm, t = tall ladder (high grade (Optrede) while l = width stair (width stamping = aantrede)The formula above is based on a rare flat direction ideally between 60-65 cm, while for the step up to power 2 times greater than the stepped flat.
For example, the difference is 320 cm high floor.Sample Calculation:

  • T = 16 cm and l = 26 cm If the formula in the input ie, 2t l = (2.16) 26 = 58 cm refers to the applicable formula that ideally 60-65 cm, then the appropriate result, it is too flat.
  • If the try with the size of t = 20 and l = 28 l = 2t (2.20) 28 = 68 cm. Figures 68 is greater than 65 then the result, it is too steep.
  • If the try with the size of t = 18 and l = 28 l = 2t (2.18) 28 = 64 cm Well, 64 Figures included in the ideal range of 60-65 cm which means this is the ideal size that will be used.
After finding the ideal figures, the number of steps that are suggested are (320 / 18) -1 = 17.778 - 1 = 16.778 fruit stairs.The number of steps in the round it off upwards into 17 pieces. Difference in height difference for children evenly tanggadi 320 / t-1 = 17.778 cm. Given the height difference of less than 1 cm, will not be felt, then the height difference rung on the ladder one child put on the bottom or top.

Sumber : http://www.gudangart.blogspot.com

Monday, October 4, 2010

The Erickson Vancouver

These are some preview pictures of a current project I just completed the Interior Design for in the newest luxury development in Vancouver, The Erickson building, situated on the most treasured waterfront location in Vancouver overlooking False Creek. It was designed by the late Arthur Erickson(1924 – 2009), one of the masters architects of our time. 

“Beauty in a home conveys a sense of harmony and wholeness….created with the end experience of the owner in mind”
The Erickson Building Vancouver

 Patricia Gray Inc The Erickson  Patricia Gray Inc The Erickson
The Erickson Building Vancouver Entry Foyer Patricia Gray Inc. / The Erickson Building Vancouver Dining Room silver leaf ceilings Patricia Gray Inc.  

Patricia Gray Inc The Erickson
The Erickson Building Vancouver
view from living room Patricia Gray Inc.
The Erickson Vancouver
The Erickson Building Vancouver looking south across False Creek  
Exterior View The Erickson Vancuver 
The Erickson Building Vancouver looking east across David Lam Park
 

“Powerful design has a lasting and profound impact on the imagination. 
It sparks change, shapes our world and inspires our future.”
The Erickson Building Vancouver

Concept rendering, The Erickson, Vancouver
The Erickson Building concept rendering
Photos: 1.Albarosa Simonetti 2.Patricia Gray Inc. 3.Patricia Gray Inc. 4.Concord Pacific 5. Darrell Morrison

Patricia Gray Inc is an award winning Interior Design firm  in Vancouver, Canada who blogs about Lifestyle and WHAT'S HOT  in the world of Interior Design.
2010 © Patricia Gray | Interior Design Blog™

Sunday, October 3, 2010

Desain Lampu Gantung Masjid



Desain Lampu Gantung masjid ini mempunyai Speksifikasi sebagai berikut : 

  • Konstruksi Rangka lampu gantung terbuat dari besi tempa tembaga
  • Dimensi lampu gantung Lebar 300cm x 600cm
  • Material kaca lampu terbuat dari Kaca Patri dengan komposisi kaca Import.
  • Jumlah titik lampu gantung masjid terdiri dari 29 buah 
Lokasi Lampu gantung masjid terdapat pada Masjid As-Salam Perum.Bumi Sempaja Samarinda.
Untuk mengetahui Harga dan Desain Lampu Gantung Silahkan Hubungi Customer Service kami Hotline : 0812 2771 9200 SMS : 0818 0430 9449
Email : gudang.art@gmail.com YM : pur_gapura@yahoo.co.id
Konsultasi Desain Lampu Gantung Masjid Gratis.

Hanging mosque lamp design has Speksifikasi as follows:

    
* Construction of Lamp hanging frame made of wrought iron copper
    
* Dimensions lamp hanging Width 300cm x 600cm
    
* Materials are made of glass lamps with glass solder Local Mixture composition import glass
    
* Number of points mosque chandelier consists of 29 pieces
Location mosque lamps hanging there at the Masjid As-Salam Perum.Bumi Sempaja Samarinda.To find out prices and Hanging Lights Design Please Contact our Customer Service Hotline: 0812 2771 9200 SMS: 0818 0430 9449Email: gudang.art @ gmail.com YM: pur_gapura@yahoo.co.idLighting Design Consultation Free Hanging Mosque.


Sumber : http://www.gudanglampu.blogspot.com